NEWS

Prabowo Minta Warga Bersabar Sambut Perluasan Program MBG

PUSARAN.CO – Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat yang belum menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk bersabar karena pemerintah masih terus memperluas pelaksanaannya ke seluruh wilayah Indonesia. Saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah memahami masih ada sejumlah daerah yang belum menerima manfaat program MBG mengingat luasnya wilayah Indonesia.

“Ada yang belum sampai, saya minta kesabaran karena itu memang perjuangan kita. Mungkin baru sampai semua saya berharap akhir tahun atau awal tahun depan. Negara kita besar sekali, negara kita besar sekali pasti ada desa-desa yang belum terima. Saya paham itu,” kata Presiden Prabowo dalam siaran Sekretariat Presiden yang dipantau di Jakarta, Jumat. Presiden menegaskan MBG merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Menurut Presiden, pemenuhan gizi sejak dini akan berpengaruh terhadap perkembangan otak, pertumbuhan tulang, serta kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa depan. “MBG ini adalah sangat strategis karena ini makan untuk anak-anak kita generasi penerus. Dia sel otak harus berkembang dengan baik, sel tulang harus berkembang baik. Dia bisa jadi petani yang sehat, dia bisa jadi pekerja yang baik, dia bisa jadi ilmuwan, dia bisa jadi dokter,” ujarnya.
Presiden mengatakan anak-anak yang tidak memperoleh asupan gizi yang baik sejak usia dini berisiko tidak berkembang secara optimal sehingga dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia pada masa depan. Selain menyasar peserta didik, Presiden mengatakan program MBG juga diberikan kepada ibu hamil sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan. “Kita mungkin satu-satunya negara yang memberi makan kepada ibu-ibu hamil, coba dicek ada nggak,” imbuhnya.
pesiden menegaskan pemerintah akan terus memperluas cakupan program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk di daerah-daerah terpencil di berbagai wilayah Indonesia. Data penelusuran ANTARA menyebutkan, hingga pertengahan 2026, pemerintah mencatat Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau sekitar 62 juta penerima manfaat atau sekitar 74,8 persen dari target nasional sebanyak 82,9 juta penerima.

 

Related Posts

1 of 811