KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi memberikan apresiasi kepada sejumlah instansi, aparatur, kelompok masyarakat, hingga generasi muda yang berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang. Penghargaan tingkat kota, provinsi, hingga internasional tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi dalam Apel Pagi Gabungan Aparatur di Lapangan Pemkot Bekasi, Senin (12/10/2026).
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras, konsistensi, inovasi, serta kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan Kota Bekasi. Capaian tersebut juga menunjukkan bahwa prestasi dapat lahir dari berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, pemberdayaan keluarga, keterbukaan informasi, hingga pengembangan bakat seni generasi muda.
Sejumlah penghargaan membanggakan yang diserahkan dalam kesempatan tersebut meliputi:
1. BPR Syariah Patriot, Raih Platinum Champion Berkat Kinerja Unggul 10 Tahun Berturut-turut
BPR Syariah Patriot berhasil meraih penghargaan Platinum Champion atas konsistensi kinerja unggul selama 10 tahun berturut-turut. Pencapaian ini menjadi bukti pentingnya menjaga kualitas kinerja dan komitmen dalam memberikan layanan keuangan kepada masyarakat secara berkelanjutan.
1. GEBER AKSI, Bawa Kota Bekasi Raih Juara II Tingkat Jawa Barat
Upaya percepatan imunisasi melalui program Gerakan Bersama Akselerasi Imunisasi (GEBER AKSI) mengantarkan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Puskesmas Jatisampurna, dan Posyandu Bungur II meraih Juara II tingkat Jawa Barat. Prestasi ini menjadi pengakuan atas kolaborasi berbagai unsur dalam mendukung peningkatan cakupan imunisasi dan pelayanan kesehatan masyarakat.
1. Lomba Kreasi PKK, Kelurahan Jaticempaka Raih Juara I
Dalam ajang Lomba Kreasi PKK, Kelurahan Jaticempaka berhasil meraih Juara I, disusul Kelurahan Padurenan sebagai Juara II dan Kelurahan Jatirangga sebagai Juara III. Hasil ini memperlihatkan peran aktif kader dan masyarakat dalam menghadirkan kreativitas serta memperkuat pemberdayaan keluarga di lingkungan masing-masing.
1. Lomba Video HARGANAS dan HKG PKK, Bapenda Raih Posisi Teratas
Kreativitas perangkat daerah turut membuahkan hasil melalui Lomba Video Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi meraih Juara I, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) meraih Juara II, sedangkan Dinas Kesehatan meraih Juara III.
1. Kelurahan Jaticempaka Raih Juara I Anugerah Gapura Sri Baduga
Kelurahan Jaticempaka kembali mengharumkan nama Kota Bekasi dengan meraih Juara I Anugerah Gapura Sri Baduga. Capaian tersebut sekaligus mengantarkan Kelurahan Jaticempaka untuk mewakili Kota Bekasi pada tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2027. Prestasi ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di tingkat kelurahan.
1. BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Raih Peringkat I Keterbukaan Informasi
Komitmen terhadap transparansi pemerintahan juga mendapatkan apresiasi melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) meraih Peringkat I untuk kategori Dinas, sedangkan Kecamatan Bekasi Utara menempati Peringkat I untuk kategori Kecamatan.
Penghargaan ini menjadi dorongan bagi perangkat daerah untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
1. Tengku Audy Fattiyaturahma, Siswi SDN Jatiluhur 1 yang Berprestasi di Panggung Internasional
Prestasi membanggakan juga datang dari generasi muda Kota Bekasi. Tengku Audy Fattiyaturahma, siswi SDN Jatiluhur 1, memperoleh Medali Folk/Tradisional dalam ajang seni di Singapura serta meraih Anak Indonesia Award 2026.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa potensi anak-anak Kota Bekasi mampu berkembang hingga tingkat internasional apabila mendapatkan ruang, dukungan, dan pendampingan yang tepat. Prestasi Audy sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam mendukung bakat serta kreativitas generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi menekankan bahwa penghargaan tidak boleh sekadar menjadi seremoni, tetapi harus menjadi bagian dari budaya apresiasi terhadap setiap proses perjuangan dan pencapaian masyarakat.
“Kita harus belajar menghargai setiap tetes perjuangan. Ke depan, sekolah dan dinas harus lebih aware dan terdepan mendampingi potensi yang ada, jangan menunggu sampai di tingkat wali kota,” tegasnya.
Ia mendorong seluruh perangkat daerah dan satuan pendidikan agar lebih peka dalam mengenali potensi, memberikan pendampingan, serta membuka peluang bagi warga yang memiliki kemampuan dan berpeluang mengukir prestasi.
(Ndoet/Int.Zara)











