HeadlineNASIONAL

Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, Pemerintah Hadirkan Skrining Gratis dengan Metode Self-Sampling

Jakarta — Upaya pemerintah mencegah kanker leher rahim kini semakin mudah diakses. Mulai 2026, skrining kanker serviks resmi terintegrasi dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), lengkap dengan pemeriksaan DNA HPV dan metode pengambilan sampel mandiri atau self-sampling.

Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. Dante Saksono Harbuwono menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk mencegah keterlambatan penanganan kanker serviks yang masih banyak terjadi di Indonesia.

“Deteksi dini adalah kunci. Dengan integrasi ini, perempuan bisa mendapatkan pemeriksaan sekaligus tindak lanjut yang jelas,” ujarnya.

Metode self-sampling memungkinkan perempuan mengambil sampel sendiri dengan pendampingan tenaga kesehatan, sehingga lebih nyaman dan mudah dijangkau. Menurut dr. Siti Nadia Tarmizi dari Kemenkes, pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi skrining secara signifikan.

Tak hanya skrining, pemerintah juga menyiapkan penanganan lesi pra-kanker seperti terapi ablasi termal di puskesmas agar hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti.

Melalui Program CKG yang sepenuhnya dibiayai negara, pemerintah berharap semakin banyak perempuan terlindungi dan target eliminasi kanker leher rahim pada 2030 dapat tercapai.

Related Posts

1 of 255