H+3 lebaran atau Idul Fitri 1446 hijriah, wisata Pantai Anyer Kabupaten Serang terus dipadati oleh para wisatawan, Kamis (03/04/2025). Jumlah pengunjung di hari ketiga ini diperkirakan mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan H+1 dan H+2 lebaran Idul Fitri 2025.

Arus lalu lintas di Jalan Raya Anyer Cibaru dan lalu lintas dari arah Cilegon menuju Anyer padat merayap. Namun sebaliknya, arus lalu lintas arah Anyer menuju Cilegon terpantau masih lancar.

Sementara itu, Ade Ervin, Ketua Badan Penyelamat Wisata (Balawista) menyampaikan hari ketiga akan terjadi lonjakan pengunjung dari berbagai daerah ke wisata Anyer.

Baca Juga

Sedangkan, kata Ade, hari kedua lebaran kawasan wisata di kawasan tersebut sudah lebih dari 26ribu pengunjung.

“Ya meskipun mengalami lonjakan ya, dari seluruh obyek wisata yang terafiliasi dengan Balawista melaporkan kondisinya aman dan terkendali,” cetusnya.

Ade berharap selama liburan lebaran 2025 selesai tidak ada kecelakaan. Imbauan pun telah dilakukan oleh pihaknya agar mengingatkan para wisatawan untuk mempersiapkan fisiknya.

“Ini tentu sangat penting, kita mengingatkan jangan lupa jaga stamina dan fisik supaya prima ketika liburan. Bila kondisi sakit jangan dipaksakan dan yang terpenting kondisi kendaraan harus dalam keadaan yang baik,” jelasnya.

Di sisi lain, ribuan wisatawan yang membludak itu membuat aparat kepolisian menerapkan sistem penundaan di Simpang Tiga, Ciwandan, sejak Rabu (2/5/2025).

Namun karena terjadi kemacetan yang luar biasa, polisi pun meminta para wisatawan untuk memutar balik guna mengurangi kemacetan. Bukan hanya itu, polisi juga akhirnya menutup jalan menuju Pantai Anyer.

Sebelumnya, H+2 Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, wisatawan lokal yang merupakan warga setempat memadati kawasan wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang hingga Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang

Pantauan di lokasi pada, Rabu (2/4/2025) pukul 15.00 WIB, lapangan parkir di sejumlah kawasan wisata Pantai Anyer tampak dipadati oleh kendaraan roda dua, roda empat hingga bus pariwisata yang membawa wisatawan lokal tersebut.

Salah satu di antaranya yakni di Pantai Sambolo Anyer, warga terlihat antre untuk membayar tiket masuk ke kawasan wisata tersebut.