Cibinong, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto menghadirkan motivator sekaligus pengusaha ternama asal Amerika Serikat, Tony Robbins, dalam Konsolidasi Nasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar Badan Gizi Nasional (BGN) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).
Acara tersebut diikuti 12.173 peserta yang terdiri atas kepala kantor pelayanan pemenuhan gizi (KPPG), koordinator regional (koreg) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), koordinator wilayah (korwil), kepala SPPG, serta mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis dari berbagai daerah di Indonesia.
Di hadapan ribuan peserta, Prabowo menjelaskan bahwa kehadiran Tony Robbins bertujuan memberikan inspirasi terkait kepemimpinan, ketangguhan menghadapi tantangan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Saya minta beliau (Tony Robbins) untuk bisa sedikit memberi pandangan dan pendapat beliau tentang kepemimpinan, tentang menghadapi kesulitan dan tantangan,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, banyak nilai dan pandangan yang dimiliki Tony Robbins sejalan dengan semangat pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Makan Bergizi Gratis.
Prabowo juga menceritakan perjalanan hidup Tony Robbins yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Berkat kerja keras dan ketekunan, Robbins berhasil mengubah kehidupannya hingga menjadi salah satu motivator dan pengusaha paling berpengaruh di dunia.
Namun, bagi Prabowo, hal yang paling berkesan bukanlah kesuksesan finansial yang diraih Robbins, melainkan kepeduliannya terhadap isu kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang mengalami kelaparan.
Prabowo kemudian mengisahkan pengalaman masa kecil Robbins yang menjadi titik awal kepeduliannya terhadap persoalan pangan. Saat perayaan Thanksgiving, keluarga Robbins disebut pernah mengalami kesulitan ekonomi hingga tidak memiliki makanan untuk disantap.
Pada kondisi tersebut, seseorang datang membawa bantuan makanan setelah mengetahui keadaan keluarganya. Pengalaman itu membekas dan menjadi salah satu alasan Robbins aktif mendukung berbagai program bantuan pangan di berbagai negara.
“Keluarga beliau tidak punya makan sama sekali di mejanya. Tiba-tiba ada orang yang datang, mungkin mendengar dari tetangga-tetangga bahwa keluarga ini tidak punya makanan. Orang itu memberi makan dan bapaknya waktu itu marah, mungkin malu. Tidak mau terima makanan, tetapi dipaksa untuk terima. Dari situlah beliau berkembang sampai pada saat beliau jadi orang,” tutur Prabowo.
Menurut Prabowo, pengalaman hidup tersebut membuat Tony Robbins memahami pentingnya membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan.
“Beliau salah satu yang mempelopori pemberian makan pada orang-orang yang kelaparan di seluruh dunia, tidak hanya di negaranya sendiri,” ungkap Prabowo.
Prabowo menilai kisah hidup dan pengalaman Tony Robbins relevan untuk dibagikan kepada para penggerak MBG yang setiap hari menjalankan tugas melayani masyarakat melalui program pemenuhan gizi nasional.
Kegiatan yang mengusung tema “500 Billion Meals Challenge: Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition – An Inspiring Session” itu juga menjadi ajang memperkuat koordinasi antara Badan Gizi Nasional, mitra pelaksana, dan seluruh penggerak MBG guna memperluas jangkauan layanan serta memastikan program berjalan efektif dalam mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan unggul.











