PUSARAN.CO – Rencana pelaksanaan Fun Run dan Festival Santri yang akan digelar Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Jakarta Timur pada Bulan Oktober mendatang mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Dukungan tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran Kankemenag Kota Jakarta Timur dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur yang berlangsung di Ruang Rapat Haji Naman, Gedung Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (24/9).
Audiensi tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri. Mewakili Kankemenag jakarta Timur Hadir Kepala Seksi Pendidikan Madrasah. Jumanto serta Kepala Seksi Pd. Pontren, Silvia hanim.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kankemenag Kota Jakarta Timur, Amirullah mewakili Kepala Kankemenag Kota Jakarta Timur, Affan Sofwan menyampaikan rencana pelaksanaan Fun Run dan Festival Santri kepada Pemerintah Kota Jakarta Timur. Amir mengungkapkan Kegiatan Fun Run Santri ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus mendorong gaya hidup sehat di kalangan santri dan masyarakat.
Asisten Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Timur, Achmad Salahudin, turut memberikan dukungan terhadap rencana kegiatan tersebut. Pemkot Jakarta Timur membuka ruang kolaborasi melalui sejumlah perangkat daerah untuk mendukung kebutuhan pelaksanaan kegiatan.
Salah satu dukungan yang dibahas adalah dari sisi transportasi. Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur siap membantu dalam pengaturan rute kegiatan serta kebutuhan lokasi parkir sehingga pelaksanaan Fun Run dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Dukungan juga diberikan dari sektor kesehatan. Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur disiapkan untuk mendukung kegiatan, termasuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan peserta. Pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan gula darah dan kolesterol turut menjadi bagian yang dibahas dalam persiapan kegiatan.
Selain itu, PMI juga akan dilibatkan sebagai bagian dari langkah antisipasi dan dukungan kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Dari sisi olahraga dan kebudayaan, koordinasi dengan perangkat daerah terkait juga dilakukan. Kegiatan senam bersama serta penampilan seni budaya Betawi menjadi bagian yang dapat mendukung kemeriahan Festival Santri.
Dukungan sarana dan prasarana juga turut dibahas, antara lain kebutuhan panggung, umbul-umbul, serta toilet portabel. Sementara untuk kegiatan bazar, koordinasi dengan Suku Dinas PPKUKM akan dilakukan sesuai dukungan yang tersedia.
Pemkot Jakarta Timur juga mendukung upaya memperkenalkan produk-produk pondok pesantren dalam rangkaian kegiatan. Hal ini menjadi salah satu bagian yang dinilai dapat memperkuat keberadaan dan potensi ekonomi pesantren di tengah masyarakat.
“Bagaimana mengenal produk-produk pondok pesantren. Kemenag bisa jalan sendiri dengan dukungan dari Wali Kota, ini menjadi modal kami,” Ujar Amir.
Selain dukungan teknis, promosi kegiatan melalui videotron juga menjadi bagian dari koordinasi. Kankemenag Jakarta Timur akan mengajukan permohonan melalui surat kepada pihak terkait.
Kegiatan Fun Run dan Festival Santri sendiri direncanakan berlangsung pada 17 Oktober 2026. Dengan dukungan Pemerintah Kota Jakarta Timur dan kolaborasi lintas perangkat daerah, Amir berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Audiensi ini, Ujar Amir menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara Kankemenag dan Pemkot Jakarta Timur dalam menghadirkan kegiatan Hari Santri yang memadukan unsur keagamaan, silaturahmi, olahraga, kesehatan, kebudayaan, dan pemberdayaan ekonomi pesantren.
Dukungan Pemkot Jakarta Timur menjadi modal penting bagi Kankemenag untuk menghadirkan Fun Run dan Festival Santri yang tidak hanya meriah, tetapi juga sehat, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(***)











