DAERAHNEWSPendidikan

Komdigi Gandeng Pemprov Sultra, Perkuat Kompetensi Digital ASN hingga Mahasiswa

 

KENDARI – Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Makassar di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk meningkatkan kompetensi digital masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), hingga mahasiswa.

Melalui kolaborasi ini, masyarakat dan ASN di Sulawesi Tenggara dapat mengakses pelatihan secara online sesuai jadwal dan kurikulum terstruktur yang telah disusun oleh kementerian, sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi digital di daerah.

Kepala BBPSDMP Komdigi Makassar, Baso Saleh, mengatakan kerja sama ini tidak hanya bertujuan mempererat sinergi antarlembaga, tetapi juga memperkuat kemampuan teknologi masyarakat Sulawesi Tenggara melalui program pelatihan berbasis daring.

“Kami memiliki Learning Management System (LMS) yang bisa dimanfaatkan untuk belajar secara mandiri maupun online oleh masyarakat dan pemerintah provinsi,” ujar Baso di Kendari, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, program tersebut merupakan kelanjutan dari pelatihan yang telah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya, dengan sejumlah pembaruan mengikuti perkembangan teknologi dan kebijakan terbaru.

Jika sebelumnya pelatihan lebih banyak dilakukan secara tatap muka, kini BBPSDMP mendorong efisiensi melalui sistem pembelajaran digital yang fleksibel dan dapat diakses kapan saja.

Salah satu fokus utama dalam pembaruan kurikulum adalah pengenalan dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar AI, etika penggunaan, hingga penerapannya dalam pembuatan konten kreatif dan pengelolaan administrasi perkantoran.

Program ini dinilai strategis, terutama bagi ASN yang diwajibkan memenuhi pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran setiap tahun. Kehadiran platform digital dari Komdigi diharapkan mampu menjadi solusi pembelajaran yang lebih variatif dan efisien.

Kegiatan sosialisasi turut difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, serta melibatkan Dinas Pendidikan dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) setempat.

 

Related Posts

1 of 832