slot preparation.lsrs.lu
HeadlineNEWS

Menuju Australia, Delegasi AIYEP 2026 Dibekali Karakter dan Diplomasi Pemuda

PUSARAN.CO – Sebanyak 21 pemuda Indonesia dari 21 provinsi mengikuti pembekalan Pre-Departure Training (PDT) Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) 2026 di Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta, pada 3–5 November 2026.

Pembekalan ini menjadi persiapan bagi para delegasi sebelum menjalani program pertukaran pemuda di Australia. Berbagai materi diberikan, mulai dari Wirasena: Patriotik, Gigih, Berempati, AIYEP 101, From Data to Impact, Far From Home, hingga Living in Australia. Peserta juga mengikuti orientasi dan persiapan penampilan budaya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Plt. Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Hendro Wicaksono, menyampaikan tiga karakter utama yang harus dimiliki para delegasi, yakni patriotik, gigih, dan berempati.

“Pembangunan karakter itu sangat penting. Pemuda, terutama delegasi AIYEP, harus memiliki tiga unsur, yaitu patriotik, gigih, dan berempati,” ujar Hendro saat inaugurasi AIYEP 2026, 4 November 2026.

Menurutnya, patriotik berarti memiliki nasionalisme dan semangat bela negara. Gigih berarti tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan, sedangkan empati menjadi modal untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

Hendro juga mengingatkan bahwa AIYEP bukan sekadar program pertukaran budaya. Program yang telah berlangsung sejak 1982 ini menjadi kesempatan bagi pemuda Indonesia dan Australia untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta mempererat hubungan kedua negara.

Ia meminta para delegasi memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempelajari berbagai praktik baik selama berada di Australia untuk kemudian diterapkan sesuai kebutuhan di Indonesia.

“Kalau kita melihat negara-negara maju, prinsipnya mudah. Ambil yang baik, buang yang jelek. Negara maju karena mengambil hal-hal baik dari negara lain dan memperbaiki hal-hal yang kurang baik,” tuturnya.

Hendro menambahkan, para delegasi juga membawa tanggung jawab memperkenalkan Indonesia dengan segala keberagamannya. Kekayaan sekitar 17.000 pulau, 38 provinsi, dan ratusan bahasa daerah harus menjadi kekuatan untuk membangun persahabatan serta kerja sama internasional.

Lebih dari itu, keberhasilan program tidak hanya diukur dari pengalaman selama di Australia, tetapi juga kontribusi peserta setelah kembali ke daerah masing-masing.

“Tumbuh, wawasan dan pergaulannya tumbuh. Bergerak untuk memajukan diri, daerah, dan Indonesia. Kemudian berdampak bagi daerah masing-masing,” ungkapnya.

AIYEP 2026 diikuti 21 delegasi Indonesia dan 21 delegasi Australia. Delegasi Indonesia dijadwalkan menjalani program selama empat minggu di Melbourne sebelum rangkaian kegiatan berlanjut di Indonesia melalui interaksi dengan masyarakat dan komunitas lokal.

Program ini diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman pertukaran pemuda, tetapi berkembang menjadi kolaborasi nyata yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

Menutup arahannya, Hendro berpesan agar para delegasi tetap membawa semangat kebangsaan selama menjalin persahabatan dengan pemuda Australia.

“Para pemuda Indonesia-Australia bersahabat, tetap patriotik Indonesia di hati, berempati jadi jati diri,” pungkasnya.((***)

Related Posts

1 of 987