DAERAHNEWS

Rencana Pembentukan Kodam di DIY Menguat, Sultan Dukung Penguatan Pertahanan

 

YOGYAKARTA – Rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat dukungan dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Komandan Korem 072/Pamungkas yang baru, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc..

Dalam pertemuan itu, Sultan menekankan pentingnya menjaga stabilitas daerah melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap rencana pembentukan Kodam sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan wilayah.

“Beliau memberikan dukungan terhadap rencana pembentukan Kodam di DIY, dengan harapan stabilitas wilayah tetap terjaga,” ujar Yuniar.

Yuniar yang menggantikan Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., menyebut kunjungan tersebut menjadi langkah awal memperkuat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, pelaksanaan tugas TNI di wilayah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan pemangku kepentingan lainnya.

Rencana pembentukan Kodam merupakan bagian dari kebijakan TNI Angkatan Darat dalam memperkuat struktur komando kewilayahan. Dengan adanya Kodam, rentang kendali diharapkan lebih efektif sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat.

Saat ini, wilayah Korem 072/Pamungkas dinilai memiliki dinamika sosial yang cukup kompleks. Karena itu, penguatan struktur komando dinilai relevan untuk mendukung pelaksanaan tugas teritorial.

Kodam yang direncanakan nantinya akan membawahi dua Korem tipe B, mencakup wilayah DIY serta sebagian eks Karesidenan Kedu.

Yuniar menambahkan, arahan yang diberikan Sultan menjadi bekal dalam menjalankan tugas di wilayah.

“Kami akan memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur di daerah,” katanya.

Pembentukan Kodam di DIY masih dalam tahap rencana dan menjadi bagian dari upaya peningkatan efektivitas pertahanan wilayah darat.

Related Posts

1 of 826