DAERAHNEWS

260 Personel Disiagakan, Polresta Ambon Pastikan Perayaan Paskah 2026 Aman dan Lancar

 

AMBON – Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease menyiagakan sebanyak 260 personel guna mengamankan rangkaian perayaan Paskah 2026 di Ambon dan wilayah Pulau-Pulau Lease. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan ibadah berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Yoga Putra Prima Setya, menyampaikan bahwa ratusan personel telah disebar di sejumlah titik strategis, mulai dari gereja, jalur pawai obor, lokasi ibadah, hingga pusat-pusat keramaian.

“Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan langkah preventif dan preemtif agar seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan kondusif,” ujarnya di Ambon pada Jumat lalu.

Ia menjelaskan, pengamanan difokuskan pada berbagai potensi kerawanan, seperti kepadatan arus lalu lintas saat pawai dan ibadah, gangguan kamtibmas, hingga kemungkinan gesekan antar kelompok. Untuk itu, personel yang diterjunkan berasal dari berbagai satuan fungsi, termasuk lalu lintas, intelijen, reserse kriminal, dan samapta yang tergabung dalam tim patroli reaksi cepat (PRC).

“Sebanyak 80 personel disiagakan untuk pengawalan pawai dan karnaval jalan salib, 140 personel ditempatkan di pusat perayaan Paskah, serta 40 personel memperkuat tim PRC,” kata Yoga.

Yoga bilang, selain penjagaan, aparat juga melakukan sterilisasi lokasi ibadah sebelum kegiatan berlangsung, pengamanan di pintu masuk gereja, serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Pengawalan juga dilakukan pada prosesi pawai dan jalan salib hidup yang menjadi tradisi khas perayaan Paskah di Ambon.

“Personel kami melakukan monitoring intensif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan, serta siap merespons cepat setiap laporan masyarakat,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan, pihak kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang dilalui peserta pawai.

Kapolresta turut mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi mengganggu situasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga toleransi, saling menghormati, dan merayakan Paskah dengan penuh kedamaian,” pungkasnya.

Related Posts

1 of 848