NASIONALNEWS

UCLG ASPAC, Peran, Sejarah, dan Kepemimpinannya

 

JAKARTA – Ajang internasional UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum 2026 yang akan digelar di Kota Kendari pada 6–9 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia, khususnya pemerintah daerah, untuk tampil di panggung global.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC), sebuah organisasi internasional yang mewadahi kerja sama antarpemerintah daerah di kawasan Asia-Pasifik. Melalui forum ini, para kepala daerah, pejabat, dan mitra pembangunan dari berbagai negara berkumpul untuk membahas isu strategis, mulai dari pembangunan berkelanjutan hingga penguatan ekonomi daerah.

UCLG ASPAC sendiri bukan organisasi yang dibentuk oleh satu tokoh, melainkan hasil penggabungan sejumlah organisasi pemerintah daerah dunia pada 2004. Untuk kawasan Asia-Pasifik, organisasi ini resmi berdiri pada 14 April 2004 di Taipei. Presiden pertamanya adalah Chen Haosu.

Seiring perkembangannya, kepemimpinan UCLG ASPAC bersifat periodik dan diisi oleh berbagai tokoh dari negara anggota. Sejumlah nama yang pernah menjabat sebagai presiden di antaranya Fauzi Bowo, Jatin V. Modi, Tri Rismaharini, hingga Ashok Kumar Byanju Shresta.

Meski dunia sempat dilanda pandemi COVID-19, aktivitas UCLG ASPAC tidak pernah benar-benar terhenti. Berbagai forum tetap dilaksanakan, baik secara daring maupun hybrid, sebagai bentuk adaptasi terhadap situasi global.

Sebelum pelaksanaan di Kendari, UCLG ASPAC juga telah menggelar sejumlah agenda penting. Pada 2025, forum besar UCLG ASPAC Congress Goyang 2025 berlangsung di Goyang, Korea Selatan. Sementara pada 2024, UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting 2024 digelar di Minahasa Utara, Indonesia.

Pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 di Kendari diyakini tidak hanya menjadi forum diskusi kebijakan, tetapi juga peluang strategis untuk memperkenalkan potensi daerah ke dunia internasional. Selain memperkuat kerja sama antarwilayah, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan dan peluang investasi.
.

Related Posts

1 of 834