KAMPAR – Seorang bayi laki-laki di Kabupaten Kampar, Riau, mendadak menjadi perbincangan luas di media sosial setelah diberi nama Ali Khamenei. Tak hanya viral di Indonesia, kisah ini bahkan menarik perhatian publik hingga ke Iran.
Berdasarkan keterangan kelahiran dari rumah sakit setempat, bayi tersebut lahir pada 24 Maret 2026, atau tiga hari setelah Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Momen kelahiran itu bertepatan dengan meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya dalam rangkaian konflik Iran–Amerika Serikat–Israel 2026 yang menjadi sorotan dunia.
Orang tua bayi tersebut mengaku memberikan nama Ali Khamenei sebagai bentuk penghormatan kepada sosok pemimpin Iran yang disebut gugur pada 28 Februari 2026. Nama tersebut merujuk pada tokoh sentral politik Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dikenal luas sebagai figur penting dalam dinamika politik negara tersebut.
Fenomena ini semakin ramai diperbincangkan setelah salah satu akun di platform X mengunggah ulang informasi tersebut. Akun tersebut membagikan foto bayi, dokumen kelahiran, serta potret keluarga, disertai narasi yang menyebut penamaan bayi bisa menjadi simbol tersendiri dalam konteks hubungan antarbangsa.
Unggahan itu kemudian turut disorot oleh media Iran, Iran News 24, yang memberitakan kelahiran bayi di Indonesia dengan nama identik dengan pemimpin tertinggi Iran tersebut. Publikasi ini membuat kisah tersebut semakin meluas dan menjadi perhatian lintas negara.
Di media sosial, respons warganet pun beragam. Sebagian menilai penamaan tersebut sebagai bentuk simpati terhadap Iran di tengah konflik global yang masih berlangsung. Namun, tak sedikit pula yang melihatnya sebagai fenomena unik yang mencerminkan dinamika sosial dan pengaruh isu geopolitik terhadap kehidupan masyarakat.
Hingga kini, kisah bayi bernama Ali Khamenei tersebut masih menjadi topik hangat yang terus diperbincangkan di berbagai platform digital.











