“Hari ini kami kembali mengadakan rapat koordinasi untuk menyempurnakan perpres tentang ojol yang alhamdulillah sedikit lagi sudah final. Nah, tadi kami sudah sepakat bahwa tim akan bertemu sekali lagi untuk kemudian finalisasi,” ujar Dasco kepada wartawan.
Prasetyo menambahkan, pertemuan berikut untuk menuntaskan RPP Ojol akan digelar pekan depan. Namun demikian, politikus Partai Gerakan Indonesia Raya itu belum dapat memastikan waktu pastinya.
“Minggu depan, minggu depan biar segera selesai semua,” kata Prasetyo.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah menggelar rapat koordinasi membahas Rancangan Peraturan Presiden tentang Ojek Online di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo juga menjelaskan pertemuan DPR dan pemerintah dengan Koalisi Ojol Nasional.
“Menerima masukan dari mereka tentang bagaimana tarif yang selama ini dari pemberlakuan kemudian 92%-8% persen itu berjalan dan evaluasinya demikian,” ujarnya.
“Yang penting perintah dari Presiden mengenai pembagian tarif 92% dan 8% secara riil di lapangan sudah diterapkan. Jadi teman-teman Koalisi Ojol Nasional tadi juga menyampaikan bahwa per 1 Juli itu sudah diterapkan,” lanjutnya.
Meskipun, menurut Prasetyo, memang ada beberapa teman aplikator yang perlu ditertibkan kedisplinannya.
“Jadi salah satu yang tadi disampaikan itu,” ujarnya.











