PUSARAN.CO – AHY pun menjajal langsung air minum hasil produksi SPAM Akademi Militer.
“Segar dan ada rasa Tidarnya,” ujarnya seperti dikutip dari laman Partai Demokrat, Minggu 18 Juli 2026.
AHY dalam kunjungannya pada Sabtu 11 Juli 2026 saat itu juga melihat langsung bagaimana sistem ini bekerja, mulai dari proses pengolahan hingga menghasilkan air minum yang aman dan siap dikonsumsi.
Menurut AHY, model seperti ini sangat layak diterapkan di berbagai pusat pendidikan lainnya, mulai dari perguruan tinggi, sekolah berasrama, pesantren, hingga lembaga pendidikan lain yang membutuhkan akses air bersih yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Seperti diketahui Air minum SPAM Akademi Militer merupakan hasil dari Sistem Penyediaan Air Minum di Akademi Militer Magelang
Ini proyek infrastruktur air bersih khusus buat warga Akmil biar airnya bisa langsung diminum dari keran.
Tujuan proyek itu adalah memenuhi kebutuhan air bersih & air siap minum untuk seluruh warga Akmil, terutama para Taruna/Taruni yang aktivitas fisiknya tinggi tiap hari. Biar nggak dehidrasi dan tetap sehat. 9cb7
Adapu sumber dari mata air Gunung Tidar dan teknonoli yang digunakan memakai sistem pengolahan modern termasuk teknologi Ultraviolet UV untuk membasmi bakteri.
Jadi airnya “siap minum langsung dari keran”.
Diketahui proyek itu berasal dari Kementerian PU senilai Rp4,3 miliar dari anggaran APBN.
Cakupan distribusi air hasil olahan didistribusikan ke barak, paviliun, gedung penunjang lainnya di lingkungan Akmil.
Adapun kualitas air setelah diuji di lab, berdasarkan parameter fisika dan kimia, air siap minum di asrama dan kelas Taruna memenuhi syarat Permenkes No.492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.












