MUNA – Komitmen nyata dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar berkembang terus ditunjukkan oleh Rumah BUMN PLN Muna. Melalui berbagai program pembinaan yang diberikan secara gratis, pelaku usaha lokal kini memiliki peluang lebih besar untuk naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Program yang dijalankan tidak setengah-setengah. Mulai dari pelatihan dasar, pendampingan usaha, hingga strategi pemasaran digital disiapkan untuk menjawab tantangan zaman. Langkah ini menjadi angin segar bagi UMKM di Muna yang ingin berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat.
Dengan berbagai fasilitas dan pendampingan yang komprehensif, Rumah BUMN PLN Muna diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, sekaligus wadah strategis bagi UMKM untuk tumbuh, berdaya saing, dan menembus pasar yang lebih luas.
Manajer Rumah BUMN PLN Muna, Haidir Ali, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha.
“UMKM binaan akan memperoleh ilmu, relasi, serta peluang untuk meningkatkan kualitas usaha agar lebih kompetitif dan siap bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Koordinator Rumah BUMN Muna, Sitti Muzdalifah. Ia memastikan seluruh layanan yang diberikan tidak dipungut biaya, sehingga bisa diakses oleh seluruh pelaku UMKM tanpa terkendala biaya.
“Semua gratis. Pelaku UMKM akan dibantu mulai dari proses awal hingga terbitnya Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, hingga izin PIRT,” jelasnya, Jumat (10/4/2026).
Tak hanya itu, pendampingan juga mencakup pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), yang menjadi nilai tambah penting dalam memperkuat identitas dan merek produk UMKM.
Sebagai bentuk apresiasi, UMKM yang menunjukkan perkembangan signifikan berkesempatan mendapatkan bantuan alat produksi. Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis.
Program ini juga menyasar pedagang sembako, yang mendapatkan pelatihan khusus serta pendampingan untuk meningkatkan omzet dan pengelolaan usaha.
Menariknya, setiap kegiatan pelatihan tidak hanya gratis, tetapi juga dilengkapi konsumsi dari produk UMKM binaan. Hal ini sekaligus menjadi ajang promosi nyata bagi produk lokal.
“Makanan dan minuman yang disajikan untuk peserta kegiatan adalah produk UMKM binaan Rumah BUMN Muna,” tambah Muzdalifah.
.

















