JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus mendorong birokrasi dengan memperkuat sistem penilaian kelembagaan instansi pemerintah melalui pendekatan baru berbasis kapabilitas. Langkah strategis ini ditandai dengan pembekalan Tim Verifikasi Penilaian Kapabilitas Kelembagaan yang digelar di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat dan tim verifikator di lingkungan Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana PANRB. Dengan pemahaman yang seragam, diharapkan proses penilaian kapabilitas kelembagaan dapat berjalan lebih terarah dan menghasilkan gambaran yang utuh mengenai kondisi organisasi pemerintah.
Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana PANRB, Nanik Murwati, menegaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari transformasi kebijakan evaluasi kelembagaan agar lebih relevan dengan tantangan organisasi pemerintah saat ini.
“Kita ingin memastikan bahwa kelembagaan pemerintah tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi benar-benar mampu bekerja secara efektif dan mendukung pencapaian target pembangunan,” ujarnya.
Menurut Nanik, pendekatan baru ini mengubah paradigma lama yang cenderung administratif menjadi lebih substantif dan berbasis kinerja. Penilaian kini tidak lagi sekadar menilai struktur organisasi, tetapi juga mencakup kapabilitas secara menyeluruh, mulai dari ketepatan fungsi, ukuran organisasi, proses kerja, hingga kualitas tata kelola.
Penguatan sistem ini juga dilakukan dengan mekanisme verifikasi yang lebih ketat. Tim Verifikasi dari PANRB akan bekerja dengan standar yang lebih terukur, serta melibatkan panel ahli guna memastikan hasil penilaian yang objektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Nanik tekanan, peran tim verifikator menjadi kunci dalam menjaga kualitas evaluasi. Oleh karena itu, forum pembekalan ini tidak hanya bertujuan menyampaikan kebijakan, tetapi juga menyamakan persepsi dalam membaca indikator, menilai bukti dukungan, serta menjaga konsistensi antarinstansi.
“Forum ini menjadi ruang untuk menyamakan arah sekaligus membangun komitmen bersama agar proses penilaian berjalan konsisten dan berkualitas,” tegasnya.

















