NEWS

Siapkan Insentif, AHY Dorong Konversi Truk ODOL Menjadi Kendaraan Listrik

PUSARAN.CO – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan, pemerintah menyiapkan skema insentif bagi pelaku usaha logistik, sebagai upaya penertiban kendaraan Over Dimention Over (ODOL) yang selama ini menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Insentif diberikan bila pelaku usaha logistik mau mengkonversi armadanya menjadi kendaraan yang sesuai standar keselamatan, termasuk mengadopsi truk berbasis listrik.

“ODOL ini sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, belasan ribu kecelakaan di jalan raya terjadi setiap tahun. Dan ini mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan jalan-jalan kita,” kata kata AHY dalam acara Indonesia Zero Emission Heavy-Duty Vehicle (IZEHDV) Summit 2026, Jakarta, Kamis 23 Juli 2026.

AHY menegaskan, faktor keselamatan di jalanan adalah prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan. Untuk itu, pemerintah terus melakukan penertiban truk ODOL, termasuk memberi solusi agar dunia usaha melakukan transisi kendaraan tanpa harus menganggu aktivitas logistik.

“Sedang kita tertibkan, tentu kita mendengarkan para stakeholder termasuk dari industri dan mereka yang bergerak dibidang logistik. Tetapi pada akhirnya kita ingin memastikan bahwa tidak boleh kita Nomor dua kan faktor keselamatan di jalan, karena fatal dan tidak bisa kita ulangi lagi ketika sudah menjadi korban,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Demokrat ini menerangkan, pemerintah tengah merancang kebijakan untuk mengurangi penggunaan truk ODOL. Diantaranya, menyiapkan insentif bagi pelaku usaha logistik yag melakukan konversi armada ke kendaraan listrik.

“Kita sedang upayakan strategi yang benar-benar bisa mengurangi penggunaan kendaraan ODOL, termasuk memberikan insentif kepada mereka untuk melakukan konversi kendaraan-kendaraan ODOL tadi menjadi kendaraan-kendaraan yang lebih sesuai dengan standar, dan lebih bagus lagi kalau mengadopsi kendaraan berbasis listrik apakah truk ataupun kontainer lainnya, ” paparnya.

Menurut AHY, konversi tersebut memiliki dampak ekonomi dan sosial, serta membantu pengurangan emisi karbon di jalan sebagai bagian dari agenda dekarbonisasi sektor transportasi.

“Ini yang bisa dihitung ada economic and social impact ketika kita bisa menertibkan kendaraan-kendaraan ODOL ini termasuk tentunya mengurangi emisi karbon di jalan,” tutup AHY.

Related Posts

1 of 824