BANYUMAS — Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke TPST BLE Banyumas bukan sekadar agenda lingkungan. Di dalamnya, terselip upaya membangun narasi baru negara: mengubah persoalan klasik menjadi instrumen ekonomi.
Dengan meninjau langsung sistem pengolahan sampah terpadu, pemerintah menunjukkan arah bahwa pengelolaan limbah kini masuk dalam orbit kebijakan strategis nasional. Produk turunan seperti RDF, kasgot, hingga material plastik bukan lagi sekadar hasil sampingan, melainkan bagian dari rantai nilai ekonomi.
Namun, di balik optimisme tersebut, muncul tantangan klasik: skalabilitas dan konsistensi implementasi. Tidak semua daerah memiliki kapasitas teknis dan kelembagaan seperti Banyumas.
Pemerintahan Prabowo Subianto tampak tengah membangun fondasi baru—bahwa ekonomi masa depan tidak hanya bertumpu pada ekstraksi, tetapi juga pada transformasi limbah menjadi sumber daya. (herman)
















