NEWS

Bupati Majalengka Sampaikan Aspirasi Infrastruktur dan BIJB Kertajati kepada Menteri AHY

Bupati Majalengka H Eman Suherman membawa langsung sejumlah aspirasi strategis daerah ke hadapan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Aspirasi itu ia sampaikan di tengah tantangan pembangunan daerah dan keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah kabupaten, termasuk Majalengka.

Momen tersebut berlangsung dalam pertemuan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) dengan para kepala daerah yang tergabung dalam forum ‘Kunci Bersama’.

Acara ini mempertemukan pemerintah pusat dan daerah untuk membahas berbagai isu pembangunan prioritas.

Dalam forum tersebut, Bupati Eman Suherman menyoroti sejumlah kebutuhan mendesak Kabupaten Majalengka.

Ia terutama menyoroti terkait pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan yang dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, serta pelayanan publik.

Menurut Eman, pembangunan infrastruktur yang memadai menjadi fondasi utama dalam mempercepat pemerataan pembangunan antar wilayah.

Namun, keterbatasan anggaran daerah saat ini menjadi tantangan tersendiri dalam merealisasikan berbagai kebutuhan pembangunan yang terus meningkat.

“Kami menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan pembangunan Kabupaten Majalengka, khususnya terkait peningkatan infrastruktur jalan,” ujarnya, Kamis (11/6/2026)

“Di tengah keterbatasan anggaran yang ada, kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian dan dukungan agar konektivitas wilayah serta mobilitas masyarakat semakin meningkat,” imbuh Eman.

Selain  infrastruktur jalan, perhatian khusus juga diberikan terhadap keberadaan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang hingga kini dinilai masih belum beroperasi secara optimal sesuai potensi yang dimilikinya.

Sebagai salah satu proyek strategis nasional yang berada di wilayah Majalengka, keberadaan BIJB Kertajati diharapkan mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi regional.

Namun, belum maksimalnya pemanfaatan bandara tersebut dinilai masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang memerlukan dukungan kebijakan lintas sektor.

Di kesempatan tersebut, Eman menyampaikan kondisi terkini BIJB Kertajati sekaligus mendorong lahirnya langkah-langkah strategis dan kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan.

Hal ini diperlukan guna mengoptimalkan fungsi bandara sebagai pusat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.

“Perkembangan BIJB Kertajati juga kami sampaikan karena hingga saat ini pemanfaatannya masih belum optimal. Kondisi tersebut tentu berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya masyarakat yang berada di kawasan sekitar bandara,” katanya.

Ia berharap ada langkah strategis dan kolaboratif agar BIJB dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi Majalengka maupun Jawa Barat.

Bupati Eman menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Bupati Eman optimis berbagai aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan dan program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pertemuan dengan Kemenko Infra diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi pembangunan, sekaligus membuka peluang percepatan penyelesaian berbagai kebutuhan infrastruktur strategis di Kabupaten Majalengka.

Dengan dukungan pemerintah pusat, Majalengka optimis dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mengoptimalkan potensi BIJB Kertajati, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif demi kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya Majalengka Langkung SAE.

 

Related Posts

1 of 797