NEWS

PENIPUAN DUGAAN PROYEK SPPG DI LOMBOK TIMUR, KORBAN DIMINTA BAYAR RATUSAN JUTA

Lombok Timur, NTB — Kasus dugaan penipuan berkedok pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tengah disorot. Program ini diduga dimanfaatkan oknum untuk menarik uang dari masyarakat dengan janji proyek dapur siap operasional.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, mengungkapkan modus pelaku yang menawarkan titik lokasi SPPG, pembangunan fasilitas dapur, hingga janji operasional penuh. Namun, untuk mendapatkan itu, korban diminta menyerahkan sejumlah uang.

“Pelaku menjanjikan lokasi, pembangunan gedung, hingga siap operasional dengan imbalan tertentu,” ujar Sony (30 Mei 2026).

Kasus ini terungkap setelah sejumlah korban melapor karena proyek yang dijanjikan tidak pernah terealisasi, sementara uang yang telah diserahkan tidak dikembalikan. Total kerugian korban disebut mencapai sekitar Rp 950 juta.

Pihak Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan SPPG dalam program MBG tidak dipungut biaya apa pun, dan tidak pernah melibatkan perantara atau calo.

Sony menegaskan masyarakat harus waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan BGN dan menjanjikan percepatan proyek dengan imbalan uang.

“BGN tidak pernah menunjuk pihak mana pun untuk menjamin titik lokasi SPPG dengan pembayaran,” tegasnya (30 Mei 2026).

Hingga kini, aparat penegak hukum masih mendalami kasus tersebut.

Related Posts

1 of 788