KENDARI – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya akun palsu di media sosial yang mengatasnamakan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Informasi ini disampaikan melalui keterangan resmi dari PPID Kota Kendari. Sabtu (4/4/2026).
Dalam rilis tersebut ditegaskan bahwa akun yang beredar bukan milik pribadi Wali Kota maupun bagian dari Pemerintah Kota Kendari. Akun palsu itu diduga digunakan sebagai sarana melakukan penipuan dengan modus penggalangan donasi.
Pelaku biasanya memulai komunikasi melalui pesan pribadi dengan gaya bahasa sopan dan bernuansa religius. Percakapan diawali dari sekadar menanyakan kabar, lalu melanjutkan pada ajakan mengikuti program sedekah atau donasi, seperti pembangunan masjid dan pondok pesantren.
Setelah membangun kepercayaan, korban kemudian diarahkan untuk mengirimkan sejumlah uang melalui jalur yang tidak resmi. Penggunaan nama pejabat publik menjadi cara untuk meyakinkan calon korban agar tidak curiga.
Atas kejadian tersebut, Pemerintah Kota Kendari menegaskan, tidak pernah ada permintaan donasi yang dilakukan melalui pesan pribadi atau akun tidak resmi. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya serta selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima.
Selain itu, warga juga diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan akun mencurigakan serupa agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang.
“Jangan mudah tergiur atau percaya dengan permintaan yang mengatasnamakan pejabat, apalagi jika disertai permintaan transfer dana,” demikian imbauan resmi yang disampaikan melalui PPID Kota Kendari.

















